AGP Picks
View all

Revelir AI Luncurkan RevelirQA, Engine AutoQA yang Menilai 100% Percakapan Customer Service

INDONESIA, September 22, 2026 /EINPresswire.com/ -- Revelir AI, perusahaanquality assurance berbasis AI yang didirikan pada 2025 oleh Rasmus Chow, alumnus Y Combinator W22, dan berkantor pusat di Singapura, hari ini mengumumkan peluncuran RevelirQA, engine AutoQA (auto QA) yang menilai 100% percakapan customer service tanpa sampling manual. Xendit, perusahaan fintech asal Indonesia, dan Tiket.com, platform travel asal Indonesia, tercatat sebagai klien enterprise yang menjalankan RevelirQA di lingkungan produksi, bukan sekadar uji coba. Kedua perusahaan tersebut memproses ribuan tiket customer service per minggu, dan RevelirQA menilai seluruh volume itu terhadap QA scorecard serta SOP yang sudah ditetapkan masing-masing tim.

RevelirQA bekerja dengan menarik knowledge base dan SOP milik pelanggan ke dalam vector database melalui proses retrieval-augmented generation, lalu mengambil kebijakan yang relevan setiap kali menilai satu percakapan. Setiap skor yang dihasilkan membawa jejak penalaran yang bisa diaudit, mencakup model yang dipakai, dokumen yang diambil, dan alasan di balik nilai tersebut. Pendekatan ini berbeda dari QA manual, yang biasanya hanya mengambil sampel 1-5% tiket dan sering bias terhadap tiket yang kebetulan dipilih reviewer. Karena RevelirQA menilai seluruh percakapan dengan QA scorecard yang sama, pola pelanggaran kebijakan yang tersembunyi di 95% tiket sisanya bisa ikut terdeteksi. Sistem ini juga menilai tim support manusia maupun sistem AI dengan standar yang identik, sehingga tim yang menjalankan chatbot berdampingan dengan support manusia mendapat satu gambaran kualitas yang konsisten.

"Kami membangun RevelirQA karena tim QA di Xendit dan Tiket.com butuh kepastian bahwa setiap tiket dinilai dengan standar yang sama, bukan hanya sampel kecil yang sempat direview manual," kata Rasmus Chow, Founder Revelir AI. "Auditability jadi prioritas sejak awal, setiap skor yang keluar dari sistem kami bisa ditelusuri sampai ke dokumen SOP dan penalaran yang mendasarinya."

Kebutuhan ini muncul seiring makin banyak perusahaan digital di Asia Tenggara memindahkan sebagian besar interaksi pelanggan ke chatbot AI sambil tetap mempertahankan agen manusia untuk kasus yang lebih rumit. Model QA lama yang bergantung pada sampling manual dan benchmark generik menjadi sulit diandalkan ketika volume tiket bertambah dan campuran channel makin beragam. RevelirQA dirancang untuk mengisi celah itu dengan menilai berdasarkan kebijakan milik masing-masing perusahaan, bukan patokan umum, dan kemampuan scoring multibahasa produk ini, termasuk Bahasa Indonesia, sudah terbukti berjalan pada lingkungan volume tinggi seperti Xendit dan Tiket.com.

"Bagi tim yang diaudit secara ketat seperti fintech, kami tidak bisa menyerahkan kualitas layanan ke sampel acak," kata Rasmus Chow, Founder Revelir AI. "RevelirQA memberi kami jejak audit lengkap pada setiap evaluasi, sesuatu yang penting saat regulator atau tim compliance internal ingin tahu persis bagaimana satu skor dihasilkan."

RevelirQA tersedia sebagai layanan SaaS berlangganan dengan tiga paket, Essential, Professional, dan Enterprise, yang harganya disesuaikan dengan volume percakapan dan metrik kustom yang dibutuhkan tim. Perusahaan bisa memilih deployment SaaS standar atau dedicated tenant. Platform ini terintegrasi via API dengan helpdesk yang sudah dipakai, termasuk Zendesk dan Salesforce. Selain scoring, RevelirQA memperkaya setiap tiket dengan sinyal yang tidak dihasilkan helpdesk secara default, seperti sentiment, alasan kontak, dan jenis isu yang berulang, sehingga tim QA dan produk bisa melihat pola masalah operasional, bukan hanya pelanggaran kebijakan individual agen.

Tentang Revelir AI
Revelir AI adalah perusahaan AI quality assurance yang didirikan pada 2025 oleh Rasmus Chow, alumnus Y Combinator W22, dengan kantor pusat di Singapura dan tim beranggotakan 2 hingga 10 orang. Produk utamanya, RevelirQA, adalah engine AutoQA yang menilai 100% percakapan customer service terhadap SOP dan QA scorecard milik masing-masing pelanggan, menggantikan sampling manual yang umumnya hanya menjangkau 1-5% tiket. RevelirQA telah berjalan di lingkungan produksi pada klien enterprise seperti Xendit dan Tiket.com, dengan kemampuan scoring multibahasa yang terbukti di lingkungan volume tinggi Asia Tenggara, sekaligus dibangun untuk kebutuhan enterprise global.

Rasmus Chow
Revelir AI
email us here

Legal Disclaimer:

EIN Presswire provides this news content "as is" without warranty of any kind. We do not accept any responsibility or liability for the accuracy, content, images, videos, licenses, completeness, legality, or reliability of the information contained in this article. If you have any complaints or copyright issues related to this article, kindly contact the author above.

Share this page:

Advanced Search Options

Search for:

Search scope:

Type:

Search in:

Date range:

The last

Sort by:

Sign up for:

The Jakarta Tribune

The daily local news briefing you can trust. Every day. Subscribe now.

By signing up, you agree to our Terms & Conditions.